Gizi Seimbang pada Remaja Putri di Sekolah Menengah

Article History

Submited : August 2, 2023
Published : August 30, 2023

Status gizi lebih masih menjadi masalah yang terus meningkat prevalensinya di Indonesia. Pola makan berlebih dan tidak sehat merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan status gizi. Remaja cenderung memiliki pola makan yang tidak sehat, diantaranya kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi kalori, tinggi lemak dan tinggi gula. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi kepada remaja putri mengenai gizi seimbang dan pola makan sehat untuk remaja. Pemberian edukasi dilakukan melalui virtual meeting. Materi edukasi diberikan melalui video yang berisi penjelasan tentang gizi seimbang pada remaja dan pola makan sehat. Video yang diberikan berdurasi 10 menit. Sebelum menonton video terlebih dahulu responden mengisi soal pre tes yang berisi pertanyaan mengenai pengetahuan gizi remaja. Setelahnya responden kembali mengisi soal post test yang berisi pertanyaan yang sama dengan pre tes mengenai pengetahuan gizi remaja. Peningkatan pengetahuan responden dapat dilihat dalam data yang didapatkan yaitu data pre dan pos tes. Selain data pre dan pos test responden juga diperoleh data mengenai status gizi responden. Data status gizi diperoleh dari data pengukuran berat badan dan tinggi badan yang dilakukan sendiri oleh responden (self reported). Rata-rata nilai pengetahuan sebelum pemberian penyuluhan gizi (Pretest) adalah 52.45 dengan standar deviasi 12.1788. Pada pengetahuan setelah intervensi (Post-test) didapatkan nilai rata-rata 67.19 dengan standar deviasi 8.8144. Terlihat selisih nilai mean antara pengukuran pertama dan kedua adalah 3.36 dan hasil uji statistik menunjukkan nilai yang signifikan p = 0.000. dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi seimbang pada remaja putri dengan menggunakan video memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan gizi remaja putri.

Arisman, 2009. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Buku Kedokteran EGC, Jakarta.
Badan Pusat Statistik, 2020. Kecamatan Pamulang dalam Angka 2020.
Dewi, P., 2015. Hubungan pengetahuan gizi, aktivitas fisik dan asupan energi, asupan lemak dengan kejadian obesitas pada remaja Sekolah Menengah Pertama. Universitas Diponegoro, Semarang.
Fatmawati, I., 2019. Asupan Gula Sederhana sebagai Faktor Risiko besitas pada Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. J. Ilmu Gizi Indones. 2, 147–154.
Firdaus, A., Sukarno, A., Sary, R., 2016. Penerapan media audio visual pada hasil belajar matematika materi operasi hitung campuran kelas IV SD Negeri 02 Doro. Prodising Semin. Nas. Univ. PGRI Semarang, FIP.
Harikedua, Veri, T., Naomi, M., 2012. Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Dengan Obesitas Sentral Pada Toko Agama Di Kota Manado. Gizido 4, 289–298.
Johnson, K., Appel, J., Brands, M., Howard, V., Lefevre, M., Lustig, H., Robert, Sacks, F., Stefen, M., Wylie, J., 2009. Dietary Sugar Intake & Cardiovascular Health. Am. Hear. Assoc. Journals 120, 1001–1020.
Kementerian Kesehatan RI, 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta.
Meidiana, R., Simbolon, D., Wahyudi, A., 2018. Pengaruh Edukasi melalui Media Audio Visual terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Overweight. J. Kesehat. 9, 478–484.
Permanasari, Y., Aditianti, 2017. Konsumsi Makanan Tinggi Kalori dan Lemak tetapi Rendah Serat dan Aktivitas Fisik Kaitannya dengan Kegemukan pada Anak Usia 5 – 18 tahun di Indonesia. Penelit. Gizi dan Makanan 40, 95–104.
Putri, T.A., 2017. Efektifitas Media Audio Visual dan Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap dan Tindakan Tentang Pencegahan Penyakit Gastritis Pada Santriwati Di Pondok Pesantren Hidayatullah Putrid dan Ummusshabri Kota Kendari Tahun 2017. J. Ilm. Mhs. Kesehat. Masy. 2.
Rahmawati, D., 2015. Faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas sentral pada mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2012-2014. UIN Syarif Hidayatullah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Jakarta.
Fatmawati, I., & Wahyudi, C. (2023). Gizi Seimbang pada Remaja Putri di Sekolah Menengah. Jurnal Pengabdian Gizi Dan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 32-37. https://doi.org/10.53823/jpgkm.v1i1.55
Fulltext